Konyol

Aku bimbang.
Tentang rasa yang tak lagi menghadang
Tentang semua yang terpendam
Tentang hati yang tak lagi diam

Apakabarnya kau di sana?
Bahagiakah?
Dan aku masih mengharapkanmu, di sini.
Konyol?
Sudah selama ini menunggu.
Sudah selama ini menanti
Aku ingin satu.
Kita.

Hari itu aku tak memikirkanmu
Tapi, kau muncul dalam mimpiku
Teringatkah kau padaku?
Berbalas pesan denganmu

Mengapa kita harus seperti ini?
Konyol. Jika ku bilang.
Sudah lebih 5 tahun berlalu.
Tapi, kau selalu mempesona.

Satu.
Aku ingin kita menjadi satu
Melebur dalam indahku
Penantianku.
Kamu.

Advertisements

2 thoughts on “Konyol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s