Kamu dan luka itu

Pagi ini, diskusi dengan teman dan sedikit menyinggung tentangmu
Tanpa sadar, aku seperti merasa kembali ke masa silam,
Masa di mana hanya ada aku dan egoku semata
Hanya ada bahagia dan hal yang paling susah ialah bagaimana caranya  memecahkan misteri kekompakan kelompok dan menyudahi segala drama yang ada di komunitas
Kamu hebat, begitu selalu pikirku, dari dulu hingga kini
Namun, pemikiranku terbantahkan olehnya yang bilang,
Kamupun tak sehebat itu, ada masanya kamu hancur, dan berujung kecewa pada apa-apa yang sedang kamu perjuangkan,
Dan, kamu berhasil moveon.

Salut, aku salut atas keberanianmu untuk moveon, tapi kamu tersakiti sedemikian dalam, sehingga membuatmu tak merasa nyaman ada di tempat yang sama

Dan aku mengerti, kenapa aku tak bisa menembusmu,

Karena kamu diam, dan menutup pintu hatimu, tak pernah memberiku kesempatan untuk membuka dan memperbaiki luka yang tertoreh dalam di sana.

Naasnya, hingga kini, masih kamu dan selalu kamu.

Advertisements