Rindu ini sedang berada di puncaknya

malam ini rinduku memuncak lagi

baumu memenuhi seisi rumah, sesaat aku terdiam dan berpikir kamu telah pulang

ternyata itu hanya anganku saja

karena setelah kumenghitung tanggal, belum saatnya kamu pulang

sesak

terisak

sungguh sangat ingin kamu ada di sini, memberi semangat dan menjadi sandaranku untuk berkeluh kesah ataupun hanya sekedar menepuk bahuku dan mengusap kepalaku penuh sayang.

tapi beberapa bulan ini, betapa berat kita menyamai langkah, seringkali kita berdebat tanpa ada ujungnya

ego berbicara,

hingga kau pergi pun, kita masih belum bisa berkomunikasi dengan baik

betapa rindunya aku saat dulu, yang menceritakan segala sesuatu kepadamu tanpa beban, dan penuh tawa

aku tahu, kamu kebingungan mendukungku, merestui segala inginku, dan tak memahami apa yang sedang aku lakukan untuk masa depanku,

aku paham, kamu belum tenang membiarkan aku sendiri, dengan segala hal yang aku pilih, tentang apa yang kulakukan,

“bloger? apa itu?” tanyamu suatu ketika

“online shop? buka kantor pos aja di rumah, kenapa ga buka toko offline sekalian?”

“jualan aksesoris cewek? kenapa ga yang besar sekalian nduk?”

“kamu beneran ga mau kerja di Bank mengikuti jejak ibumu? bukankah itu yang semua Sarjana Ekonomi inginkan?” tanyamu penuh harap yang hanya kujawab dengan gelengan mantap.

ayah, maaf. aku masih belum bisa membahagiakanmu, aku berproses dengan caraku sendiri, dan aku paham, langkah yang aku titi ini sangat pelan, di saat semua temanku sudah bisa membahagiakan orang tuanya, aku masih menyulitkanmu dengan menjadi beban pikiranmu.

tapi sejujurnya, malam ini aku merindukanmu dengan sangat. bahkan dengan pertengkaran2 kecil dan perdebatan kita yang tak ada ujungnya.

 

ps : sinyal di sana lagi jelek ya? email dan messagemu belum kuterima hari ini. juga sapaan pagimu di grup whatsapp keluarga tak tampak hari ini, semoga selalu sehat ya pak, aku tahu usaha dan jerih payahmu untuk tetap sehat, terimakasih telah bertahan untukku, putrimu.

dan, terimakasih telah menjadi ayah terhebat yang aku punya dalam hidupku, mendukungku walaupun penuh tanya,

aku bersyukur, memilikimu.