Selamat ulang tahun, mas

Sejujurnya, aku melupakan sesuatu hari ini. Kebiasaan yang selalu kulakukan setiap tahun di hari lahirmu. Entah ada angin apa, di perjalanan pulang tiba2 aku bersenandung lagu selamat ulang tahun, tak seperti biasanya. Kemudian aku teringat tanggal hari ini, tanggal kelahiranmu. 

Pikiranku berkecamuk, kenapa ketika aku sudah mulai lupa, selalu diingatkan hal yang sama. Kamu. 

Selamat ulang tahun, mas. Semoga hari ini menjadi salah satu hari yang menyenangkan untukmu. Jangan lupa untuk berbahagia, karena acapkali luka sering mengingatkan kita untuk tidak bahagia. 

Yang kamu perlu tahu, kamu akan selalu ada dalam setiap doaku. 🙂

Aku belum tahu kapan aku akan melepaskan rasa ini, yang jelas sampai sekarang masih kamu dan selalu kamu, mas. 

Semoga segala harapanmu terkabul. Aku akan mengaminkan segala doamu mas. 

Sudah ya mas, kamu tahu kan kalau aku harus menata kembali hatiku? 

Dari, 

Aku yg belum pernah menjadi masa lalumu 

Advertisements

Salahku

Terimakasih, telah membuat hati ini jatuh sekali lagi

Kali ini bukan salahmu, tapi salahku yang tak sanggup melupakanmu di masa lalu

Masa-masa yang terekam baik di ingatanku

Masa-masa yang membuat aku rindu akan kamu

Peperangan kecil kita, adu debat sesuka hati kita, 

Kamu tahu, aku suka sekali orang pintar

Karena, kubisa membahas segala hal gila denganmu

Sekarang?

Masa lalu menjeratku

Ga pernah ada orang seperti kamu

Ga pernah

Dan ku tak tahu harus mencari ke mana lagi

Sebuah pilihan

Menyesal?

Mungkin aku hanya terkejut sedikit atas bahagiamu. 

Aku teringat

Pada bahagia2 yang pernah kita janjikan

Pada setiap kesempatan2 yang telah kita beri toleransi untuk tetap bersama

Hingga akhirnya kuputuskan pergi. 

Pergi dari hidupmu, karena kupikir bahagiamu bukan aku

Banyak perbedaan pemikiran yang tak bisa lagi kutoleransi

Dan banyak sekali perbedaan pola pikir yang berusaha kita samakan tapi ternyata tidak.

Bimbang, hingga akhirnya kucukupkan. 

Pulangmu

Tak pernah terfikir oleh saya untuk merindukanmu

Tapi kenapa kamu selalu hadir dalam setiap mimpi di tidur malam saya?

Kamu dan kharismamu mampu membuat saya menolehkan pandang sejenak

Menikmati kebersamaan kita daripada hiruk pikuk keramaian di sekitar kita

Aku rindu kamu dalam sunyi

Terlintas kamu dalam setiap sepi

Berharap jarak ini terkikis hingga tipis 

Berharap kita saling merendahkan ego dan gengsi

Kita lelah dalam setiap permainan. 

Menepilah

Dan akan kau temukan pulangmu di tempat yang indah. 

Semangat, mas

Entah apa yang akan kutuliskan untukmu

Dibalik wajah ceriamu itu, penuh palsu

Hidup itu fana, mas 

Kamu gak akan pernah tahu apa yang sebenarnya di gariskan untukmu

Aku tahu kamu sangatlah setia dan sayang padanya

Tapi, kamu dikhianati sebegitu dalam mas 

Pedih

Aku yang melihatmu terpuruk pun menangis melihat kamu yang jatuh dan berusaha bangkit sambil tersenyum

Aku salut mas, salut berbalut kalut

Kalut jika dia yang sekarang bersamamu tidak bisa membahagiakanmu

Bukan urusanku, aku tahu. Tapi kita layaknya saudara walau kenyataannya bukan

Tetaplah tegar dan kejar bahagiamu mas 🙂

Bolehkah aku menikmati sepi?

Bolehkah aku menikmati sepi untuk malam ini?

Sunyi

Setelah semua hingar yang tercipta

Setelah keramaian yang ada menjadi bias

Setelah aku dan kamu memutuskan untuk menghentikan kita 

Sendiri

Di tengah kehirukpikukkan semesta

Bingar yang memekakkan telinga

Hatiku padam

semesta mendiamkan kita

Menertawai kesendirian

Menikmati lelucon yang ada

Bah!

dia dan kasmaranmu

aku pernah berkata pada awan

tentang kamu yang sedang kasmaran

dan aku hanya bisa mendoakan

sesuatu yang kamu percayai sebagai bahagia

 

dia tak pernah meninggalkanmu

tak pernah mengeluh tentang apa yang sedang terjadi

dimatanya hanya ada kamu

tapi, kamu salah. adakalanya orang yang kamu percayai menyakiti

Kamu dan luka itu

Pagi ini, diskusi dengan teman dan sedikit menyinggung tentangmu
Tanpa sadar, aku seperti merasa kembali ke masa silam,
Masa di mana hanya ada aku dan egoku semata
Hanya ada bahagia dan hal yang paling susah ialah bagaimana caranya  memecahkan misteri kekompakan kelompok dan menyudahi segala drama yang ada di komunitas
Kamu hebat, begitu selalu pikirku, dari dulu hingga kini
Namun, pemikiranku terbantahkan olehnya yang bilang,
Kamupun tak sehebat itu, ada masanya kamu hancur, dan berujung kecewa pada apa-apa yang sedang kamu perjuangkan,
Dan, kamu berhasil moveon.

Salut, aku salut atas keberanianmu untuk moveon, tapi kamu tersakiti sedemikian dalam, sehingga membuatmu tak merasa nyaman ada di tempat yang sama

Dan aku mengerti, kenapa aku tak bisa menembusmu,

Karena kamu diam, dan menutup pintu hatimu, tak pernah memberiku kesempatan untuk membuka dan memperbaiki luka yang tertoreh dalam di sana.

Naasnya, hingga kini, masih kamu dan selalu kamu.

kau tak berubah

aku tak pernah mengerti,

denganmu dan yang terakhir kali

tentang gembiramu yang tak berujung

hei, tenang saja, aku turut bersuka atasmu kok

tapi, kutak tahu apa maksudmu dan semua yang kau lakukan itu

rindukah kamu?

tak pernah ada yang mengertimu seperti aku ya?

yah, maklum saja, aku dulu hanya terlalu naif dan bodoh

walalupun sekelilingku tak bosan untuk memberitahuku

tentang apa dan bagaimana seharusnya itu terjadi

tapi saat itu aku selalu ada di sisimu,

sehingga mereka bosan dan akhirnya membiarkan saja

satu yang pasti aku tahu

kamu tak berubah.

sekarang, nikmati saja kebahagiaanmu ya, aku hanya akan melihatmu dari sini

 

 

dari aku,

yang pernah membuat janji bersamamu